1. Kekuatan
(Streght)
Kekuatan
adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.
Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi
sedikit. Kita dapat melatih kekuatan otot lengan dengan latihan angkat beban,
jika beban tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja. Contoh latihannya
adalah sebagai berikut:
1. squat jump,
melatih kekuatan otot tungkai dan otot perut.
2. push up,
melatih kekuatan otot lengan.
3. sit up,
melatih kekuatan otot perut.
4. angkat
beban, melatih kekuatan otot lengan.
5. back up,
melatih kekuatan otot perut.
2. Daya
tahan (Endurance)
Daya tahan
adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, paru-paru, dan
peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara
terus menerus. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem aerobik dalam proses
pemenuhan energinya.
Latihan
untuk melatih daya tahan adalah kebalikan dari latihan kekuatan. Daya tahan
dapat dilatih dengan beban rendah atau kecil, namun dengan frekuensi yang
banyak dan dalam durasi waktu yang lama. Contoh latihan untuk daya tahan:
1. lari 2,4 km.
2. lari 12
menit.
3. lari
multistage.
4. angkat beban
dengan berat yang ringan namun dengan repetisi dan set yang banyak.
5. lari naik
turun bukit.
3. Daya Otot
(Muscular Power)
Daya otot
adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan kekuatan maksimum yang
dikerahkan dalam waktu sepemdek-pendeknya. Dengan kata lain berhubungan dengan
sistem anaerobik dalam proses pemenuhan energinya. Daya otot dapat disebut juga
daya ledak otot (explosive power).
Latihan yang
dapat melatih daya ledak otot adalah latihan yang bersifat cepat atau
berlangsung secepat mungkin. Contohnya:
1. vertical
jump (meloncat
ke atas), melatih daya ledak otot tungkai.
2. front jump (meloncat ke depan), melatih daya ledak
otot tungkai.
3. side jump (meloncat ke samping), melatih daya
ledak otot tungkai.
4. Kecepatan
(Speed)
Kecepatan
merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam
bentuk yang sama dengan waktu sesingkat-singkatnya. Kecepatan sangat dibutuhkan
dalam olahraga yang sangat mengandalkan kecepatan, seperti lari pendek 100 m
dan lari pendek 200 m.
Kecepatan
dalam hal ini lebih mengarah pada kecepatan otot tungkai dalam bekerja. Contoh
latihannya adalah
1. lari cepat
50 m
2. lari cepat
100 m
3. lari cepat
200 m
5. Daya
lentur (Flexibility)
Daya lentur
adalah efektifitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktifitas
dengan penguluran tubuh yang luas. Contoh latihannya:
1. upperr Body
Flexibility Exercises
6.
Kelincahan (Agility),
Kelincahan
adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu, dari depan ke
belakang, dari kiri ke kanan atau dari samping ke depan. Olahraga yang sangat
mengandalkan kelincahan misalnya bulu tangkis.
Kelincahan
dapat dilatih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti
arah. Contoh latihannya adalah
1. lari zig-zag
2. lariu
bolak-balik 5 m
3. lari
bolak-balik 10 m
4. lari angka 8
5. kombinasi
lari bolak-balik dengan lari zig-zag
7.
Koordinasi (Coordination)
Koordinasi
adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke
dalam pola gerakan tunggal secara efektif. Contoh latihannya:
1. memantulkan
bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian menangkapnya lagi dengan
tangan kiri.
2. memantulkan
bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian menangkapnya lagi dengan
tangan kanan.
3. melempar ke
atas bola tenis dengan tangan kanan, kemudian menangkap kembali dengan tangan
kiri
4. melempar ke
atas bola tenis dengan tangan kiri, kemudian menangkap kembali dengan tangan
kanan
8.
Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan
merupakan kemampuan seseorang mengendalikan organ-organ syaraf otot sehingga
dapat mengendalikan gerakan-gerakan dengan baik dan benar. Senam merupakan
salah satu cabang olahraga yang sangan mengandalkan kesimbangan. Contoh
latihannya adalah
1. berjalan di
atas balok kayu selebar 10 cm, sepanjang 10 m
2. berdiri
dengan satu kaki jinjit
3. tubuh
membentuk kapal-kapalan
4. sikap lilin
5. berdiri
dengan tangan sebagai sandaran tubuh.
9. Ketepatan
(Accuracy)
Ketepatan
adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu
sasaran. Sepak bola dan bola basket merupakan olahraga yang membutuhkan
ketepatan yang baik untuk memasukkan bola ke gawang dengan kaki dan memasukkan
bola kek keranjang dengan tangan. Contoh latihannya:
1. melempar
bola tenis ke tembok, sebelumnya tembok telah diberi sasaran
2. untuk lebih
spesifik pada cabang bola basket adalah dengan latihan memasukkan bola ke
keranjang tepat di bawah ring
3. untuk sepak
bola dengan latihan menendang bola ke gawang yang dijaga oleh seorang penjaga
gawang
10. Reaksi (Reaction)
Reaksi
adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi
rangsangan yang ditimbulkan lewat indera. Contoh latihannya:
1. menangkap
bola tenis yang dilempar ke kanan dan ke kiri oleh orang lain
sumber : https://anggaway89.wordpress.com/2010/05/25/komponen-kebugaran-jasmani/